TUGAS WORKSHOP DIKATAT BAB IV KONDISIONAL
Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita menjumpai suatu tindakan baru dilakukan apabila telah terpenuhi syaratnya. Sebagai contoh, terdapat sepatu dengan harga 75.000 rupiah. Bila kita ingin membelinya, maka kita harus mempunyai sekurangkurangnya uang sejumlah 75.000 rupiah. Bila uang kita kurang dari 75.000 rupiah maka kita tidak dapat membelinya. Artinya tindakan membeli sepatu seharga 75.00 rupai tidak dilakukan.
1. Dibaca sebuah bilangan bulat tampilkan apakah bilangan tersebut ganjil atau genap?
Analisis: Menentukan bilangan ganjil atau genap, sejak kita duduk di bangku kelas 3 sd kita sudah mengetahui mana bilangan ganjil atau genap. dalam sebuah program kita juga dapat menentukan hal tersebut secara berfikir logika, algoritma dan kemudian dalam suatu program C++.
Algoritma Menentukan bilangan ganjil atau genap
Memasukan nilai berupa angka dan kemudian akan ditentukan bahwa nilai tersebut merupakan bilangan ganjil atau genap. Sebelum itu kita harus mengerti dan membedakan,
Bilangan Ganjil : Bil tidak bisa dibagi dengan 2
Bilangan Genap : Bil yang bisa diabgi dengan 2
Deklarasi
x : integer
Deskripsi
read (x)
read (x)
if (x % 2==0)
else
write (x)
Flowchart 1
Translasi 1
#include <iostream>
#include <string>
using namespace std;
class bilangan{
private:
string raptor_prompt_variable_zzyz;
int x;
public:
bilangan(){
cout << "Operasi Menentukan Bil Ganjil Genap" << endl;
raptor_prompt_variable_zzyz ="Masukan Nilai Angka: ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> x;
}
void output();
};
void bilangan::output(){
if (x % 2==0)
{
cout << x<<" Merupakan Bilangan Genap" << endl; }
else
{
cout << x<<" Merupakan Bilangan Ganjil" << endl; }
}
int main()
{
bilangan bil;
bil.output();
return 0;
}
Hasil Kasus
2. Dibaca 3 bilangan bulat tampilkan bilangan terbesarnya
Analisis: Menentukan bilangan terbesar dari tiga inputan bilangan, kembali dalam hal perbandingan, sering sekali menemui soal mengenai menentukan nilai terbesar, mungkin masih ingat dengan cara-cara yang sebelumnya saya share.
Algoritma Nilai_ Terbesar
{Membaca tiga buah bilangan inputan, menentukan bilangan terbesar di antara tiga buah bilangan tersebut}
Deklarasi
read (a,b,c)
read (a,b,c)
(a,b,c) Integer
Deskripsi
if (a>b && a>c)else
if (b>a && b>c)
else
write (a,b,c)
Flowchart 2
Translasi 2
#include <iostream>
#include <string>
using namespace std;
class bilangan{
private:
string raptor_prompt_variable_zzyz;
int a,b,c;
public:
bilangan(){
cout << "Operasi Bilangan Bulat Terbesar" << endl;
raptor_prompt_variable_zzyz ="Masukan Bilangan 1: ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> a;
raptor_prompt_variable_zzyz ="Masukan Bilangan 2: ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> b;
raptor_prompt_variable_zzyz ="Masukan Bilangan 3: ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> c;
}
void output();
};
void bilangan::output(){
if (a>b && a>c)
{
cout << a<<" Merupakan Bilangan Terbesar" << endl; }
else
{
if (b>a && b>c)
{
cout << b<<" Merupakan Bilangan Terbesar" << endl; }
else
cout<<c<<" Merupakan Bilangan Terbesar" <<endl;
{
}
}
}
int main()
{
bilangan bil;
bil.output();
return 0;
}
Hasil Kasus 2
3. Dibaca sebuah nilai angka mahasiswa tentukan nilai hurufnya, bila aturannya A:
80-100, B: 65-79, C : 55-64, D: 30-54, E : 0-29
Analisis: Konversi nilai angka menjadi nilai huruf dengan ketentuan seperti diatas, kita akan membuat program konversi nilai tersebut dengan dengan kondisi if else if untuk dapat menyelesaikan kasus diatas sesuai dengan ketentuan sesuai soal.
Algoritma Konversi_Nilai
{Mengkonversikan nilai angka menjadi nilai huruf}
Deklarasi
n integer
Deskripsi
read (n)
if (n==100 || n>=80) Aread (n)
else
if (n<80 && n>=65) B
else
if (n<65 && n>=55) C
else
if (n<55 && n>=30) D
else
else E
write (n)
Flowchart 3
Translasi 3
#include <iostream>
#include <string>
using namespace std;
int main()
{
string raptor_prompt_variable_zzyz;
int n;
raptor_prompt_variable_zzyz =" masukkan nilai : ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> n;
if (n==100 || n>=80)
{
cout << " mendapatkan nillai A " << endl; }
else
{
if (n<80 && n>=65)
{
cout << " mendapatkan nialai B " << endl; }
else
{
if (n<65 && n>=55)
{
cout << " mendapatkan nilai C " << endl; }
else
{
if (n<55 && n>=30)
{
cout << " mendapatkan nilai D " << endl; }
else
{
cout << "mendapatkan nilai E " << endl; }
}
}
}
return 0;
}
Hasil Kasus 3
4. Dibaca koefisien persamaan kuadrat ax2 + bx + c = 0, kemudian menampilkan
akar persamaan kuadratnya dan jenisnya
Analisis: Mencari akar persamaan kuadrat dan jenisnya, user diminta untuk memasukan tiga nilai dan kemudian akan di hitung. Persamaan kuadrat adalah persamaan dengan bentuk umum Ax2 + Bx + c = 0, dan tentu saja dengan A 0.
Algoritma Persamaan_Kuadrat
{Menghitung akar-akar persamaan kuadrat Ax^2+Bx+C = 0}
Deklarasi
(a,b,c) integer
(D,x1,x2,n) float
Deskripsi
read (a,b,c)
if(D>0)else if(D==0)
else
write (a,b,c,n,D)
Flowchart 4
Translasi 4
#include <iostream>
#include <string>
#include <math.h>
using namespace std;
class kuadrat{
private:
string raptor_prompt_variable_zzyz;
float x1,x2;
float n;
int a,b,c;
float D;
public:
kuadrat(){
cout << "Operasi persamaan kuadrat" << endl;
cout << "persamaan kuadrat dengan rumus ax^2+bx+c=0" << endl;
raptor_prompt_variable_zzyz ="masukan nilai a = ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> a;
raptor_prompt_variable_zzyz ="masukan nilai b = ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> b;
raptor_prompt_variable_zzyz ="masukan nilai c = ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> c;
D =(b*b)-4*a*c;
n =sqrt(D);
x1 =(-b+n)/(2*a);
x2 =(-b-n)/(2*a);
cout << "Diskriminan = "<<D << endl;
cout << "X1 = "<<x1 << endl;
cout << "X2 = "<<x2 << endl;
}
void output();
};
void kuadrat::output(){
if (D>0)
{
cout << "memiliki dua akar real yang berlainan dengan ketentuan : " << endl;
cout << "1. D berbentuk kuadrat sempurna maka kedua akarnya rasional" << endl;
cout << "2. D tidak berbentuk kuadrat sempurna maka kedua akarnya irasional" << endl; }
else
{
if (D==0)
{
cout << "persamaan itu memiliki dua akar yang sama (akar kembar), real, dan rasional" << endl; }
else
{
cout << "persamaan itu tidak memiliki akar real" << endl; }
}
}
int main()
{
kuadrat z;
z.output();
return 0;
}
Hasil Kasus 4
tahanan tersebut dengan memilih dirangkai secara seri atau paralel. Ujilah apakah
semua data input akan valid?. Modifikasilah program supaya semua data input
valid!
Analisis: Mencari total hambatan pada sebuah rangkaian listrik yang harus kita masukan hambatan dengan 3 hambatan, di dalam suatu rangkaian listrik terdapat sebuah jenis rangakaian yaitu seri dan paralel. jika mencari total R secara seri: R1+R2+R3, jika paralel 1/R1+1/R2+1/R3
Algoritma Mencari total Hambatan
{user diminta untuk memasukan tiga hambatan pada sebuah rangkain listrik kemudian mencari total hambatan sesuai jenis rangkaian yang diinginkan.
Deklarasi
r3,r2,r1,a Integer
float p,s;
read (r1,r2,r3)
write (p,s)
if=1
else
Flowchart 5
Translasi 5
#include <iostream>
#include <string>
using namespace std;
class listrik{
private:
string raptor_prompt_variable_zzyz;
int r3,r2,r1,a;
float p,s;
public:
listrik(){
cout << "operasi hambatan" << endl; raptor_prompt_variable_zzyz ="masukan bilangan 1 = ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> r1;
raptor_prompt_variable_zzyz ="masukan bilangan 2 = ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> r2;
raptor_prompt_variable_zzyz ="masukan bilangan 3 = ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> r3;
raptor_prompt_variable_zzyz ="pilihan rangkaian paralel tekan 1 jika seri tekan 2, pilihan anda = ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> a;
s =r1+r2+r3;
p =(1/r1)+(1/r2)+(1/r3);
}
void output();
};
void listrik::output(){
if (a==1)
{
cout << "hasil paralel adalah Rtot paralel = "<<p << endl; }
else
{
cout << "hasil seri adalah Rtot seri ="<<s << endl; }
}
int main()
{
listrik l;
l.output();
return 0;
}
Hasil Kasus 5
6. Dibaca tiga bilangan sebagai panjang segmen garis. Tampilkan hasilnya apakah
bisa dibentuk segitiga atau tidak.
Analisis: Membentuk sebuah segitiga dari tiga bilangan yang di ketahui sebagai panjang segmen, memasukan nilai sebanyak 3 inputan jika bisa dibentuk maka akan terbentuk dan jika tidak karena memiliki 0 atau tanpa garis
Algoritma Membentuk sebuah segitiga dari tiga segmen inputan
{memasukan tiga buah bilangan agar membentuk sebuah segitiga dan jika inputan tidak sesuai maka segitiga tidak akan terbentuk}
Deklarasi
x,i,b,c,d,j,k integer
Deskripsi
read (d,b,c,x)
write (j,k,i)
if (d!=0 && b!=0 && c!=0)
while (!(i>x))
while (!(j<i))
while (!(k>i+(i-1)))
else
Flowchart 6
Translasi 6
#include <iostream>
#include <string>
using namespace std;
class segitiga{
private:
string raptor_prompt_variable_zzyz;
int x,i,b,c,d,j,k;
public:
segitiga(){
cout << "operasi segmen dan segitiga" << endl; raptor_prompt_variable_zzyz ="masuakan panjang segmen 1 = ";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> d;
raptor_prompt_variable_zzyz ="masukan panjang segmen 2 =";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> b;
raptor_prompt_variable_zzyz ="masukan panjang segmen 3 =";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> c;
}
void output();
};
void segitiga::output(){
if (d!=0 && b!=0 && c!=0)
{
cout << "3 segmen membentuk segitiga" << endl;
raptor_prompt_variable_zzyz ="Masukkan tinggi :";
cout << raptor_prompt_variable_zzyz << endl;
cin >> x;
i =1;
while (!(i>x))
{
j =x;
while (!(j<i))
{
cout << " "; j =j-1;
}
k =1;
while (!(k>i+(i-1)))
{
cout << "*"; k =k+1;
}
cout << "" << endl; i =i+1;
}
}
else
{
cout << "segmen yang anda masukan tidak bisa membentuk segitiga, karena ada segmen yang mengandung nilai 0 aatau tidak memilik garis." << endl;
}
}
int main()
{
segitiga s;
s.output();
return 0;
}
Hasil Kasus 6













0 komentar:
Posting Komentar